Pasca Penggerebekan Lodge Card Club, Doug Polk: "Ini Adalah Perburuan Penyihir"
Oleh Redaksi Berita Poker | Update: Senin PagiDunia poker Texas sedang diguncang polemik besar. Doug Polk, legenda poker sekaligus pemilik sebagian dari Lodge Card Club di Round Rock, Texas, akhirnya memecah kesunyian melalui platform X (Twitter) setelah klub miliknya digeledah oleh pihak berwenang pekan lalu.
Operasi gabungan yang melibatkan Texas Alcoholic Beverage Commission (TABC) dan Internal Revenue Service (IRS) tersebut dikabarkan berkaitan dengan penyelidikan dugaan pencucian uang dan praktik perjudian ilegal. Namun, Polk dengan tegas membantah keterlibatan dirinya dalam aktivitas kriminal apa pun.
Bantahan Atas Tuduhan Kriminal
Menanggapi stigma negatif publik setelah penggeledahan, Polk mengingatkan bahwa surat perintah (search warrant) bukanlah bukti kesalahan. Menurutnya, itu hanyalah prosedur formal kepolisian berdasarkan afidavit yang bahkan hingga kini belum diberikan kepada pihak Lodge.
Polk juga menyoroti nasib para karyawannya yang terdampak secara langsung. "Mereka adalah pekerja keras yang jujur. Sangat menyakitkan melihat mereka harus terjebak dalam ketidakpastian ini tanpa pekerjaan karena penutupan sementara," tambahnya.
Nasib Dana Pemain: Janji Ganti Rugi 100%
Salah satu poin krusial yang menjadi kekhawatiran para anggota adalah status dana mereka. Saat ini, seluruh rekening bank dan aset Lodge Card Club sedang dibekukan oleh pemerintah. Meski dalam kondisi sulit, Polk memberikan jaminan penuh kepada para pemain.
Saat ini, Doug Polk menyatakan kesiapannya untuk bersikap kooperatif dengan penegak hukum guna meluruskan segala kesalahpahaman. Ia meminta komunitas poker untuk bersabar menunggu hasil asesmen tim pengacaranya sebelum memberikan pembaruan informasi lebih lanjut dalam waktu dekat.